MADIUN – Gelaran Kick off PMB UMMAD 2026 sukses digelar Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Sabtu, 31 Januari 2026.
Sejumlah kegiatan mengisi Kick Off PMB UMMAD 2025 yang diikuti 300 peserta yang didominasi pelajar.
Hadir dalam event yang baru digelar perdana oleh UMMAD ini adalah Rektor UMMAD, Prof Dr Sofyan Anif, M.Si, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., serta Lena, M.Pd., yang menjadi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun.
Hadir pula Bendahara PWM Jawa Timur, drh. Zainul Muslimim, Ketua PDM Kota Madiun, Ir. Sutomo, Ketua PDM Kabupaten Madiun, Dr KH Agus Tri Cahyo MA dan sejumlah tamu penting lainnya.
Sejumlah kegiatan penting dihadirkan dalam Kick off PMB UMMAD 2026 tersebut. Yaitu penandatanganan MOU antara UMMAD dengan Pemkab Madiun.
Kemudian dilakukan peresmian PMB UMMAD 2026 dan peresmian Talenta Insan Cendekia (TIC) UMMAD.
Dilanjutkan dengan talk show bertajuk Perguruan Tinggi, Generasi Muda dan Masa Depan Madiun.
Talk show ini menghadirkan tiga nara sumber yaitu Prof Dr Sofyan Anif, M.Si., Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak.,serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Lena, M.Pd.
Rektor UMMAD, Prof Sofyan Anif menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan berbagai perencanaan untuk memberi kontribusi kepada Kabupaten Kota Madiun untuk Pembangunan wilayah Madiun yang makin maju.
Salah satunya dengan peresmian pusat latihan psikologi dan prestasi bagi siswa SMA yang menghadirkan tenaga ahli dari Universitas Muhammadiyah berkolaborasi dengan Prodi Psikologi UMMAD.
“Ini salah satu sumbangan kami untuk Pemkab dan Pemkot Madiun, karena saya melihat antusias pak bupati dan wali kota yang sangat tinggi dalam rangka meningkatkan SDM,” terang Rektor UMMAD.
Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyampaikan, bahwa tantangan di era digital semakin kompleks sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif di berbagai sektor khususnya bidang pendidikan.
Untuk itu, Pemkab Madiun berupaya menghadirkan lembaga pendidikan yang mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas generasi muda di daerah.
“Pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas agar generasi muda Kabupaten Madiun dapat tumbuh menjadi SDM unggul dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tuturnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Madiun, Lena, M.Pd. menyampaikan, anak didik yang berada di level SMA sederajat di wilayah Madiun memiliki potensi besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Apa yang disampaikan Rektor UMMAD dan Bupati Madiun sangat konsen dengan pendidikan dengan memberikan bantuan. Ini bagian dari kita semua memberi support siswa didik melanjutkan ke jenjang PT,” terang Lena.
