MADIUN – Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) meresmikan keberadaan Training Insan Cendekia (TIC) atau Pusat Layanan Psikologi dan Pengembangan prestasi UMMAD
Peresmian TIC UMMAD ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Kick off PMB UMMAD 2026 di kampus 1 UMMAD, Sabtu, 31 Januari 2026.
Hadir untuk meresmikan TIC UMMAD adalah Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Madiun, Lena, M.Pd, Ketua PDM Kabupaten Madiun, Dr. Tri Agus Cahyono, M.Ag, Ketua PDM Kota Madiun, Ir. Sutomo dan perwakilan Pemkot Madiun.
Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si menyampaikan, UMMAD saat ini tengah bertransformasi menuju Unggul dengan SDM yang berkarakter dan berkemajuan.
“Hal itu kita lakukan antara lain dengan penyediaan program studi-program studi yang baik untuk calon mahasiswa,” ujar Rektor UMMAD.
Menurut Rektor UMMAD, pembukaan pusat layanan psikologi dan prestasi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di kota maupun kabupaten Madiun.
Salah satu yang bisa dilakukan misalnya memberikan konsultasi siswa kelas 3 untuk memilih prodi yang tepat.
“Ini layanan gratis. Nanti kita sediakan ahli dari UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta) bekerjasama dengan Prodi Psikologi UMMAD,” ujar Rektor.
Disampaikan, peresmian TIC ini sebagai persiapan untuk merealisasikan rencana pendirian Fakultas Kedokteran UMMAD.
“Secara singkat tadi di ruangan saya, saya, Ketua PDM Kota dan Kabupaten, Bu Lena dan Pak Bupati sepakat UMMAD akan mendirikan Fakultas Kedokteran,” ungkap Rektor UMMAD.
Disampaikan Rektor UMMAD, persiapan pendirian Fakultas Kedokteran UMMAD dengan adanya program S1 di prodi Administrasi Kesehatan dan Kebidanan.
“Disamping itu, kita sudah punya rumah sakti mitra, RSI Siti Aisyah Kota Madiun,” ujar Rektor UMMAD.
Rektor UMMAD menyampaikan, Presiden Indonesia mengharapkan ada tambahan dokter baru sebanyak 265 ribu.
Diharapkan PTM yang sekarang sudah punya 23 fakultas kedokteran diminta menjadi 83 fakultas kedokteran dalam tiga tahun mendatang.
“Maka masih ada 60 fakultas kedokteran lagi yang harus didirikan untuk PTM dan Insya Allah Madiun mendapat bagian,” ujar Rektor UMMAD.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Madiun, Sutomo menyampaikan mengenai rencana pendirian fakultas kedokteran UMMAD merupakan rencana jangka Panjang.
“Kita hitung 1 tahun 2 tahun ternyata, persiapan parallel (berkelanjutan) dua tahun betul betul (fakultas) kedokteran ada di Madiun (UMMAD),” ujar Sutomo. **
