UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MADIUN

Akreditasi Kampus "Baik Sekali"

Karya Ilmiah 3 kelompok mahasiswa Semester 1 Ilkom UMMAD Tembus Jurnal Nasional, Salah satunya SINTA 4

MADIUN – Karya ilmiah berupa jurnal dari 3 kelompok mahasiswa semester 1 Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMMAD berhasil terpublikasi di jurnal nasional. Masing-masing 2 karya ilmiah dapat dipublikasikan di Jurnal Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Universitas PGRI Madiun (jurnal nasional ber ISSN) yang dikerjakan kelompok 1 dan 5.

Kemudian satu (1) naskah ilmiah yang menembus Jurnal Audiens (UMY) 1 SINTA 4 yang dibuat kelompok 4. Kelompok 1 terdiri dari Tafida Kayla Rahmani, Muhammad Syaifudin, Sirhan Alamsyah serta Aprilia Tri Mawarni. Kelompok 5 beranggotakan Anggita Aulia Al Rasyid dan Aisyah Megananda Assa Sajitin.

Judul jurnal kelompok 1 adalah PSYCHOLOGY IN THE PERSPECTIVE OF INTERPERSONAL COMMUNICATION URGENCY AND THEORY. Sedang Judul jurnal kelompok 5 ialan THE URGENCY OF COMMUNICATION PSYCHOLOGY IN EDUCATION PERSPECTIVE. Sedang kelompok 4 terdiri dari Kirina Maynastiti Cahyaning Putri, Nurma Dwi Larasati serta Halimah. Judul jurnal COMMUNICATION PSICHOLOGY IN THE FRAME OF DA’WAH: URGENCY AND THEORY

 

Dosen pembimbing ketiga kelompok tersebut, Malik Ibrahim, S.Sos.M.Sos., mengatakan pembuatan jurnal yang dilakukan kelompok mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi tersebut merupakan tugas mata kuliah Pengantar Psikologi (2 SKS) untuk mahasiswa semester 1.

 

Tugas tersebut dilakukan setelah mahasiswa-mahasiswa tersebut menyelesaikan mata kuliah Pengantar Psikologi yaitu pada bulan Oktober.

“Sebenarnya ada 6 kelompok yang saya bimbing. Namun baru 3 kelompok yang sudah bisa publish di jurnal. Tiga (3) kelompok lainnya masih proses pembuatan,” ujar Malik Ibrahim, Rabu, 3 Januari 2024.

 

Menurut Malik Ibrahim, karena mahasiswa yang ikut bimbingannya masih semester 1 maka ia memberikan pengetahuan pembuatan jurnal dari yang paling dasar.
Malik Ibrahim mengungkapkan pembimbingan model “private” ini dilakukan secara langsung 1 minggu 2 kali untuk 6 kelompok ini. Mahasiswa diajari cara penelitian menggunakan data kepustakaan atau data sekunder dengan mencari referensi-referens teori.

 

Jadi harus praktek bersama mereka langsung, didepan laptop. Tidak hanya teori. Termasuk mahasiswa diajari dengan tutorial aplikasi Mendeley dan Zotero.

“Diajari dasar menulis jurnal, mencari rujukan, mengutip penulisan referensi, dll. Dosen memberi ide dan kerangka naskah mahasiswa kemudian mengaplikasikannya. Jadi ini private, Saya memberi contoh 1 langsung menggunakan laptop mereka mencari, melengkapi teorinya,” jelas Malik Ibrahim.
Jadi harus praktek bersama mereka langsung, didepan laptop. Tidak hanya teori. Mahasiswa diajari tutorial aplikasi Mendeley dan Zotero.

 

“Mereka cepat menangkap apa yang disampaikan dosen. Beberapa mahasiswa lewat WA sudah bisa menangkap saran yang saya sampaikan. Mereka rajin juga. Saya minta mengerjakan yang saya sarankan, satu pekan berukutnya mereka sudah datang dengan materi dari arahan. Mereka menyelesaikan pembuatan jurnal selama 2-2,5 bulan. Dimulai bulan Oktober,” ujar Malik Ibrahim. (*)

 

 

Berita dan Informasi

Kabar terkini seputar UMMAD

Transformasi UMMAD Jadi UMJT Resmi Disahkan, Universitas Muhammadiyah Jawa Timur Siap Jadi Kampus Unggulan

Perubahan nama Universitas Muhammadiyah Madiun menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur resmi disahkan pada 5 Mei 2026. Simak perjalanan, program studi, dan visi besar UMJT ke depan. Transformasi...

Baitul Arqam Dasar UMMAD 2026 Resmi Digelar, Internalisasi Nilai Perjuangan Tokoh Muhammadiyah Jadi Fokus Utama

Lembaga Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Universitas Muhammadiyah Madiun menggelar Baitul Arqam Dasar (BAD) selama dua hari untuk mahasiswa semester 2 hingga 8, menekankan pembentukan kader...

Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun Terpilih sebagai Anggota MWA UGM Periode 2026–2031

Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., resmi terpilih sebagai anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada untuk periode 2026–2031. Penetapan tersebut...